Bursa Ancam Tendang Saham POOL Punya Asabri

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan potensi delisting kepada PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL). Emiten tersebut telah disuspensi atau dihentikan perdagangan sahamnya sejak 10 Juni 2020.

“Berdasarkan Pengumuman Bursa Efek Indonesia (Bursa) No. Peng-SPT-00011/BEI.PP3/06-2020 tanggal 10 Juni 2020 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL), serta Peraturan Bursa No. I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa,” tulis manajemen BEI, Rabu (13/12).

Bursa dapat menghapus saham POOL sebagai perusahaan tercatat jika mengalami kondisi, atau peristiwa tertentu. Di antaranya, secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka, dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Peringatan dari Bursa tersebut bukan kali pertama. Bursa juga mengumumkan potensi delisting pada Desember 2022.

Selain itu, saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka masa suspensi saham PT Pool Advista Indonesia Tbk. (Perseroan) telah mencapai 42 bulan pada tanggal 11 Desember 2023,” tegas manajemen BEI.

Bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perseroan, dapat menghubungi Bapak Marhaendra selaku Sekretaris Perusahaan pada nomor telepon 021- 80626300.

“Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tegasnya.

Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 18 November 2022 adalah sebagai berikut: https://terserahapapun.com/

Komisaris Utama : Bima Aranta
Komisaris Independen : Gondo Radityo Gambiro
Direktur Utama : Marhaendra
Direktur : Ferdiansyah Siregar

Sementara susunan pemegang saham per 30 November 2023 berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek adalah sebagai berikut:

Pemegang Saham PT Asabri (Persero) : 173.941.500 atau 7,43%
Kejaksaan Agung : 625.918.824 atau 26,73%
PT Advista Multi Artha*) : 76.913.964 3,29%
Masyarakat : 1.464.591.976 atau 62,55%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*