BYAN Ungkap Manfaat Pembangunan Infrastruktur di Area Tambang

Jakarta, CNBC Indonesia Bayan Group telah membangun berbagai infrastruktur untuk mendongkrak kinerja sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar tambang. Dalam hal ini Bayan membangun jalan pengangkutan Batubara (Coal Hauling Road/CHR) sepanjang 101 km di Kalimantan Timur.

Teknikal Direktur Bara Tabang Bayan Resources Lok Han Jian menjelaskan bahwa tujuan Bayan Group membangun Coal Hauling Road adalah untuk menghubungkan area tambang di Kutai Kartanegara ke dermaga jetty Muara Pahu, di Kutai Barat.

“Dengan adanya dermaga dan jalan yang baru, akan membantu peningkatan produksi Bayan Group khususnya Tabang Project, yang tadinya 30 juta per tahun akan dinaikkan ke 60 juta per tahun,” ungkap dia kepada CNBC Indonesia belum lama ini.

Di samping coal hauling road, Bayan Group juga membangun jalan umum untuk masyarakat sepanjang 85 km secara berdampingan. Menurut Lok tujuan dibangunnya jalan tersebut adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat baik langsung maupun tidak langsung dan mempermudah akses mobilisasi masyarakat antar desa.

“Dengan adanya jalan publik yang dibangun Bayan Group, diharapkan bahwa jalan ini akan membuka akses untuk masyarakat Kutai Barat menghubungkan dengan Kutai Kartanegara dan Kutai Timur. Dan dengan adanya akses baru ini, tentu akan mendatangkan manfaat ke masyarakat sekitar dan secara langsung akan membantu peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat sekitar,” tegas dia.

Dalam meningkatkan kinerja, Bayan Group juga membangun dermaga Muara Pahu di Mahakam, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Dermaga ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja operasional pengiriman batubara baik domestik maupun ekspor.

Di samping itu dermaga yang dilengkapi tiga fasilitas backloader ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dan memberdayakan perekonomian pengusaha lokal.

Adapun dermaga ini melayani tongkang dengan ukuran rata-rata antara 230 kaki hingga 330 kaki. Dengan kapasitas gabungan total hingga 12 ribu ton per jam, durasi pengisian kapal tongkang berukuran 330 kaki hanya memerlukan waktu 4 jam.

“Selama ini 1 backloader sudah beroperasi dan kami rencana untuk menjalankan line kedua. Berarti side nomor 2 di Desember. Untuk completion keseluruhan target di Maret 2024. Kami mulai operasikan line 1 di September 2023. Selama ini kan sudah beroperasi lebih daripada 1 juta. Backloader ini didesain untuk mencapai backloading 15 juta per tahun. Jadi 3 backloader akan menyumbangkan 45 juta per tahun,” terang Lok. https://makanapasaja.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*