Setelah Debat Capres, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Selasa (12/12/2023) menguat 0,52% atau bertambah 36,52 poin ke posisi 7125,30. Kenaikan IHSG kemarin berbanding terbalik dengan pelemahan IHSG satu hari sebelumnya yang cukup signifikan dimana nyaris ambles 1%.

Sepanjang perdagangan kemarin, terpantau ada 257 saham menguat, 304 saham koreksi, sementara sisanya 209 saham tidak ada pergerakan. Nilai transaksi harian yang tercatat juga cukup ramai mencapai Rp13,05 triliun, melibatkan volume saham sebanyak 30,34 miliar lembar dalam frekuensi perdagangan sebanyak 1,41 juta kali.

Secara sektoral penopang IHSG berasal dari basic materials yang menguat 1,50%, kemudian disusul energy dan technology yang masing-masing naik 0,76% dan 0,67%. Selanjutnya, ada sektor financial dengan penguatan sebesar 0,56%, dan terakhir sektor utilities yang menguat 0.45%

Pergerakan pasar keuangan Tanah Air hari ini nampaknya akan bergerak lebih volatile karena pasar masih dalam sikap wait and see menanti hasil kebijakan moneter the Fed terakhir tahun ini.

Sementara itu, semalam juga telah berlangsung debat perdana capres-cawapres yang akan mengikuti gelaran konstelasi pemilu 2024 mendatang. Debat perdana semakin memanas dengan tema yang akan diangkat meliputi hukum, HAM, pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.

Suasana politik yang memanas tentunya akan menjadi gairah bagi pergerakan pasar keuangan Tanah Air. Biasanya akan menjadi berdampak positif bagi beberapa emiten/sektor yang terlibat seperti media, konsumsi, retail, penyedia layanan telekomunikasi, dan yang lain.

Di tengah sejumlah sentimen dan stimulus tersebut, berikut rekomendasi saham yang menarik untuk dicermati hari ini. 

PT BFI Finance Indonesia (BFIN)

BFIN sedang menguat dari support lower uptrend channel dengan potensi penguatan ke area classic resistance. Hal ini didukung oleh momentum stochastic yang berpeluang menguat ke area overbought. Saat ini, BFIN memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 11x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue,
karena berada di bawah Mean PE standar deviasi selama 5 tahun terakhir, yaitu sebesar 15.9x.

Buy on Weakness: 1130-1160
Take Profit: 1195-1215
Stop Loss: 1100

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

MAPI terlihat sedang membentuk reversal candle pada area support lower bollinger band dengan peluang penguatan ke area mid mand bollinger band, dimana hal ini didukung dari momentum stochastic yang masih mengarah ke atas pada area netral. Saat ini, MAPI memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 12.7x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue, karena berada di bawah area mean PE standar deviasi selama 3 tahun terakhir, yaitu sebesar 27.7x.

Buy: 2080
Take Profit: 2150
Stop Loss: 2050

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

SMRA sedang membentuk candle Bullish Engulfing di area support lower bollinger band dengan potensi penguatan ke area resistance yang lebih tinggi. Hal ini didukung oleh momentum stochastic yang baru melakukan golden cross di area oversold. Saat ini, SMRA memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 9.3x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue, karena berada di dekat -1 PE standar deviasi selama 5 tahun terakhir, yaitu sebesar 13.1x.

Buy: 535-550
Take Profit: 560-570
Stop Loss: 530 https://makcauhai.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*